Sabtu, 06 Desember 2008

Ended...Finally

Akhirnya semuanya selesai juga. Selesai tanpa sebuah rencana. Mungkin memang harus begitu jalannya. Semua dilema yang terjadi beberapa bulan belakangan ini selesai “just like that”. Skenario Allah SWT yang menjadikannya seperti itu. Padahal sejak dulu akhir ini yang kuinginnkan, tapi entahlah kenapa baru bisa terjadi sekarang setelah semuanya jauh berjalan.

Sekarang a new beginning must be started. Tidak boleh menoleh ke belakang lagi. Tidak boleh mengulang kesalahan yang sama lagi. Yang kulakukan sekarang adalah mencoba menghapus semua rasa tak enak di hati yang kadang membuatku mual. Mencoba juga menghilangkan semua syakwasangka yang terus menerus menghantui dan menari-nari di kepalaku. Entahlah…biar Allah SWT dan waktu saja yang menjadi jawab atas semua peristiwa yang telah terlewati. Biar Allah SWT dan waktu juga yang membuktikan sejauh mana kata dan laku dapat berjalan beriringan dalam sebuah pemenuhan janji. Aku pasrah dan mau tak mau harus siap menerima semua konsekuensi atas semua peristiwa yang telah terlalui….

Hidup memang tidak pernah sempurna. Penuh kekacaubalauan. Penuh dengan kesalahan dan kekhilafan. Ya…atas nama apa pun..meski atas nama cinta sekalipun..Salah tetap saja salah. Tapi aku berusaha untuk tidak terus hidup dalam kesalahan dan bayang-bayang kesalahan. Masih banyak hari yang harus kulalui. Hidupku hari ini dan hari-hari di masa datang tetap akan menghampiri dan meminta haknya untuk bisa kuisi dengan baik. Yang pasti apa yang sudah terlalui semoga menjadikanku lebih kuat, lebih dewasa, lebih berhati-hati dan make me promise my self to do my best…

Astaghfirullohhal’adziim…
Semoga Allah SWT memaafkan dan terus membukakan jalan-jalan kebaikan untuk hidupku… from Citarayani.post by fatlun t