Selasa, 28 Oktober 2008

.................

Rasa Takut VS Cita-Cita
"Kalau kita memulai langkah dengan rasa takut, maka sebenarnya kita tidak pernah melangkah... " (A. H. Nayyar, ph. D, Presiden Pakistan Peace Coalition)*.Hmm...ketika saya membaca kutipan kata-kata bijak diatas, bergetarlah hati saya. Sebagai seorang manusia, memiliki rasa takut adalah suatu kewajaran. Saya pun kadang terserang rasa takut ketika ingin melakukan sesuatu. Namun rasa takut yang berlebihan tentu saja akan merugikan kita. Bahkan seperti kata-kata diatas, rasa takut dapat membuat kita tidak pernah melangkah. Diam ditempat. Tanpa kemajuan sedikit pun. Rasa takut yang berkawan dengan rasa pesimis seringkali menjadi momok yang dapat membunuh seseorang.Saya sendiri belajar untuk menghalau rasa takut yang kadang menjangkiti diri ini. Rasa takut yang saya halau adalah rasa takut yang melanda saya ketika saya akan melakukan perbuatan baik. Tapi kalau rasa takut yang melanda saya adalah rasa takut ketika saya akan melakukan perbuatan buruk, tentu saja rasa takut ini saya syukuri bahkan saya pelihara, soalnya rasa takut jenis ini justru dapat melindungi saya dari perbuatan dosa. Beda halnya dengan rasa takut yang pertama, yang justru akan membuat saya terhambat untuk maju. Kadang-kadang untuk menghalau rasa takut saya senang sekali mengingat-ingat kata-kata bijak, macam kata diatas.Satu kata unggulan saya ketika saya terkena rasa takut adalah, "Satu-satunya kegagalan dalam hidup adalah kegagalan untuk mencoba". Hehe..kata ini menjadi kata ajaib untuk melecut saya menghancurkan rasa takut, rasa malu, rasa pesimis dan semua rasa negatif lainnya. Ga boleh malu, ga boleh takut, ga boleh pesimis, sedikit nekat adalah efek dari kata-kata bijak yang saya coba hidupkan dalam kehidupan saya. Walaupun kadang kalau kondisi diri saya lagi "ga bener" nih, kadang-kadang sih rasa-rasa negatif itu suka menguasai diri saya juga :-)Hmmm...pokoknya kawan, jangan pernah takut untuk bercita-cita dan berharap. Karena dengan cita-cita dan harap itulah maka kita akan terus punya semangat dan tujuan dalam hidup. Mari hancurkan semua rasa takut, rasa pesimis dan rasa malu dari diri kita jika kita ingin terus maju dan terus hidup, mari kita pelihara cita-cita dan harapan baik kita dengan keberanian!!!


Akhir Mimpi

Kucoba menghilangkan semua rasa untukmu....
Kuhalau semua bayangmu...Tapi tak berhasil...
Ku tau semua impiku tak mungkin lagi jadi nyata...
Tapi mengapa kau tak jua hilang dari ingatanku...
Rabbii.......
jangan kau biarkan ia bertahta dalam hatiku...
biarkan ia pupus dari jiwaku........
dan berikanlah aku pengganti yang lebih baik darinya....


Sebuah Doa.....
Ya Allah ampunilah aku atas apa-apa yang tidak mereka ketahui......
dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka sangkakan....
Ya Allah jika mereka memandang buruk kepadaku, maka jadikanlah aku tidak seburuk yang mereka sangkakan...
Ya Allah jika sebaliknya mereka memandang baik kepadaku, maka jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka sangkakan...Ya Allah, sang penguasa langit, bumi dan segala isinya...Ya Allah, yang maha mengetahui segala sesuatu...Ya Allah, yang maha pengampun atas segala dosa dan khilaf...Ya Allah, yang maha pengasih dan penyayang...Kuserahkan semua penilaian hanya kepadaMu

Menyepi......
Menyepi....Kadang kita perlu menyepi...Menyepi dari semua hiruk pikuk dunia yang kadang menyesakkan hati...Aku ingin menyepi....Sebentaaar saja.......Menyepi, merenungi perjalanan hidup yang telah kulewati....Perjalanan hidup yang kadang penuh dengan onak dan duri...Perjalanan hidup yang kadang diisi dengan tangis dan tawa...Perjalanan hidup yang kadang begitu mencengangkan....Perjalanan hidup yang kadang dipenuhi dengan kesalahan sebagai seorang insan....Perjalanan hidup yang kadang dipenuhi dengan semangat...Perjalanan hidup yang kadang juga dipenuhi dengan kekenduran semangat....Perjalanan hidup yang kadang tidak bisa dijelaskan dengan kata.....Perjalanan hidup yang mungkin hanya kita dan Allah SWT saja yang tahu jalannya...Perjalanan hidup yang penuh teka teki....Perjalanan hidup yang penuh dengan intrik dan politik....Perjalanan hidup yang kadang tidak kita ketahui kemana akhirnya...Duh Irma,berikanlah waktu untuk menyepi....mengevaluasi semua hal yang pernah terjadi....(Rabbii....maafkan semua dosa dan khilafk

Menjadi Apapun Kita, Maksimallah!!!
Pagi-pagi menuju kantor seringkali menjadi "an excited moment for me". Perjalanan ke kantor yang memakan waktu kurang lebih 30-45 menit (tergantung kemacetan dan waktu keluar dari rumah hehe..) biasanya selalu kuisi dengan zikir pagi, membaca, tidur, ngelamun atau ngobrol sama shanty (hehe...temen kantor yang aku aku temenin karena sering naik bis yang sama).Yah pokoknya itu adalah aktivitas pagi yang seringkali kulakukan, kadang ada salah satu dari aktivitas itu yang bisa ga dikerjain juga sih, tergantung sikonnya. Kalau lagi ngantuk banget bisa-bisa aku tidur begitu meletakkan tubuhku di bangku bis ( biasanya sih kalo naik P AC 11, soalnya kalo naik P 64 mah ga mungkin kali ye...yang ada kalo naik P 64, aku harus terjaga karena banyak gangguannya).Nah beberapa waktu terakhir, tiap kali naik P AC 11, selalu ada pengamen yang menghibur kami. Seorang pengamen muda. Pengamen ini selalu membawakan lagu-lagu pop yang lagi jadi hits dikalangan masyarakat. Hebatnya dia, tiap kali ngamen dia bisa membawakan sedikitnya 5 buah lagu. Setidaknya kalau saya tidak salah dia suka membawakan lagunya padi, ello, radja dan yang lainnya yang kurang saya kenal siapa penyanyinya tapi kayaknya sih emang lagi jadi pop hits. Pengamen ini membawakan lagu dengan iringan gitarnya. Duh, kalo denger dia nyanyi, kayaknya selalu mirip dengan penyanyi aslinya deh!! Hebat kali dia!! Begitu sungguh-sungguhnya dia menyanyi. Atau kalau boleh saya mengatakan, begitu sungguh-sungguhnya dia menjalankan profesinya sebagai pengamen.Yang bikin saya tergelitik untuk nulis dan nginget-nginget peristiwa ini adalah ketika saya melihat hasil kesungguhan yang dilakukan oleh sang pengamen muda tersebut. Tiap kali dia menyelesaikan tugas profesinya, dia pastinya muterin seluruh penumpang dengan kantong permennya. Dan hebatnya hampir tiap baris (saya memang tidak menengok sampai baris ke belakang sih, tapi saya cukup memperhatikan baris-baris depan yang ia lewati) yang dia puterin itu selalu saja ada yang menjatuhkan kepingan atau lembaran uang ke dalam kantongnya itu.hhmm...melihat hal itu saya jadi bergumam sendiri dan sedikit mengingat pengalaman diri sendiri waktu bekerja di kantor lama. Kantor yang memang not really well known sih, tapi cukup "internationally". I was a secretary when I came to that office but 2 years after that I resigned as a head unit. Ha..ha...bener-bener unbelievable deh !! (he..he..walaupun sekarang di kantor baru aku harus bener-bener bekerja dari awal lagi...mulai sebagai kroco lagi ^_^). But, is ok with me, no problemo with all. I really enjoy and love my job tuh, meskipun kadang suka bt juga sih he..he..eiy, tapi memang sudah banyak contoh tentang kehidupan para "pembesar-pembesar" atau orang-orang sukses yang kehidupan suksesnya itu diawali dengan kerja keras. Contohnya saja AA Gym yang pernah jualan rol film, seorang komisaris bank bumn yang mengawali karirnya sebagai tukang tik di kantor, atau juga kisah seorang mas agung yang pernah berjualan buku di emperan kaki lima dsbnya. Yah, mereka adalah contoh hidup dari sebuah kesungguhan kerja.Emang ya kalau kita benar-benar menjalankan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan penuh kecintaan, maka seberat apapun pekerjaan itu akan terasa mudah rasanya. Selain itu kesungguhan kita akan sesuatu, insyaallah akan memberikan hasil yang terbaik. Tidak perlu menjadi seorang penjilat untuk memiliki karir yang baik, yang penting menjadi apapun kita, berbuatlah maksimal, dan orang lain pun akan "menghargainya"!!(Ayo lin, kerja yang bener ya!! Jangan lupa jaga keikhlasannya ya!!)
posted by Citarayani

Tidak ada komentar: